Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Artikel Fungsi Alat Musik Tradisional Kendang (Gendang)

Fungsi Alat Musik Tradisional Kendang (Gendang). Alat musik Kendang awal mulanya ditemukan oleh manusia di peradaban awal yang memiliki kebiasaan memukul-mukul benda sekitarnya untuk mengekspresikan kegembiraan, yang ditandai dengan ditemukan kendang/drum tertua dari masa neolitikum.

Proses Pembuatan Kendang (Gendang)

Kendang yang baik terbuat dari kayu nangka, kelapa atau cempedak. Kulit kerbau sering digunakan untuk bam (permukaan bagian yang memancarkan ketukan bernada rendah) sedangkan kulit kambing digunakan untuk chang (permukaan luar yang memancarkan ketukan bernada tinggi). Pada tali kulit yang berbentuk "Y" atau tali rotan, yang dapat dikencangkan atau dikendurkan untuk mengubah nada dasar. Semakin kencang tarikan kulitnya, maka semakin tinggi pula suara yang dihasilkannya.
Kesulitan dalam pembuatan kendang adalah pada saat mencari kayu terbaik dan mengeringkan kulit kerbau yang diperlukan. Biasanya Jenis kayu yang digunakan untuk membuat kendang/gendang adalah kayu mahoni.
Kendang sangat berperan penting dalam suatu pementasan, karena kendang menjadi pendukung yang sangat dominan dan komunikatif, mengendalikan tempo dan irama setiap lagu, baik tempo pokok maipun irama cepat atau lambat, ditangkap dengan bunyi kendang termasuk didalamnya mengawali dan mengakhiri gendingan.

Cara Memainkan Alat Musik Kendang (Gendang)

Alat musik kendang merupakan alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara dipukul dengan kedua telapak tangan, dan diredam oleh telapak kaki kiri pemainnya. Ditempatkan di depan pemain secara horizontal. Biasanya pemain kendang Sunda memainkan dua kendang yaitu kendang dan kulanter (kendang kecil).
 
 

Fungsi Alat Musik Kendang (Gendang)

Fungsi kendang dalam suatu lagu yang dimainkan memiliki hal terpenting yaitu mengendalikan tempo dan irama setiap gending, baik tempo pokok maupun irama cepat ataupun lambat dan tangkap, diatur dengan bunyi kendang termasuk didalamnya mengawali dan mengakhiri gendingan.
Fungsi kendang didalam karawitan sunda sedikitnya ada 5 kategori, 
  1. Anggeran wiletan yaitu penjaga irama.
  2. Anceran wiletan yaitu pemberi irama baik pada awal lagu maupun pertengahan lagu sesuai kebutuhan. 
  3. Amardawalagu yaitu sebagai melodi lagu. 
  4. Arkuh lagu yaitu kerangka lagu. 
  5. Adumanis lagu yaitu pendukung ritmis pada wadrita-wadrita lain dan sinden yang memberi variasi. 
Alat musik ini umumnya berbentuk silinder. Dahulu kendang/gendang dipakai sebagai pengiring dalam seni bela diri pencak silat yang sampai sekarang masih digunakan dibeberapa daerah diindonesia selain itu biasa juga digunakan sebagai musik iring-iringan pengantin, menyambut tamu dan lain lain.

Post a comment for "Artikel Fungsi Alat Musik Tradisional Kendang (Gendang)"

Loading...
loading...