Tuesday, 22 May 2018

Artikel Fungsi FU / Tahuri Alat Musik dari Maluku Utara | Alat Musik Tradisional

Fungsi FU / Tahuri Alat Musik Tradisional Maluku Utara. Fu merupakan alat musik yang terbuat dari kulit kerang dan cara memainkannya dengan ditiup pada bagian yang berlubang atau terbuka. Fu adalah alat musik yang berasal dari Maluku Utara. Asal alat musik ini adalah dulu ada sesesorang yang tersesat di hutan kemudian ia meniup Fu untuk meminta bantuan.
Selain digunakan untuk memanggil penduduk, alat musik ini juga biasa digunakan untuk mengiringi tari-tarian.

Fungsi alat musik FU

Bila dilihat keistimewaan yang paling dominan adalah bahan dasar pembuatan Alat musik FU sendiri, 100% dapat dikatakan berasal dari hasil alam. Kulit kerang yang dipakai dalam pembuatan Alat musik ini berasal dari Saumlaki, Dobo, Kepulauan Aru dan Banda. Musik Fu diciptakan memiliki tujuan yang sangat penting di berbagai masa.

Dalam pengklasifikasian masa, FU berfungsi sebagai alat komunikasi antara raja dan masyarakat, antara Raja dan staf-staf negeri. Dengan adanya FU, maka komunikasi diantara masyarakat desa terjalin dengan baik. Salah satu contohnya dapat dilihat dalam pemberitahuan/ pengumuman yang diberitakan oleh Marinyo/ pesuruh desa. Marinyo yang merupakan salah satu staf negeri yang berperan sebagai pesuruh, dalam memberitahukan hal-hal penting berupa pemberitahuan, terlebih dahulu meniup FU. 
 
 

FU / Tahuri memiliki fungsi sebagai alat yang bisa memberitahukan suatu keadaan seperti perang, titah Raja dan sebagainya. Pada zaman dahulu hampir seluruh tata cara adat memakai tahuri sebagai pembuka atau penutup. Hal ini masih dikembangkan sampai sekarang, dimana masih terlihat beberapa tata cara adat yang masih menggunakan tahuri sebagai pembuka maupun penutup suatu acara adat. Salah satu fungsi FU yang paling menonjol yang sedang dikembangkan sekarang adalah sebagai salah satu alat musik tradisional masyarakat Maluku (Musik Fu).

Artikel Terkait