Sunday, 2 September 2018

Tari Jepen, Tarian Tradisional Dari Provinsi Kalimantan Timur

loading...

Tari Jepen, Tarian Tradisional Dari Provinsi Kalimantan Timur

Tari Jepen adalah tarian tradisional yang berasal dari Kalimantan Timur. Tarian ini terinspirasi dari kebudayaan melayu dan juga budaya islam. Tari jepen ini berkembang diberbagai daerah pinggiran sungai Mahakam Provinsi Kalimantan Timur. Tari Jepen ini merupakan salah satu tarian tradisional yang mempresentasikan kebudayaan melayu yang dinamis, energik, atraktif, dan bersahaja.


Pertunjukan Tari Jepen

Pada dasarnya gerakan dalam Tari Jepen ini sangat kental akan nuansa melayu. Sama halnya seperti tarian yang ada di Indonesia lainnya, yakni seperti tari zapin, tari dana, dan tari bedana yang semuanya berasal dari masyarakat suku melayu. Salah satu yang menunjukkan dari ciri khas melayu terlihat pada tata rias serta busananya. Dalam tata rias para penari wanita umumnya dibuat minimalis, tanpa menghilangkan sentuhan dari khas melayu dibusana penari tersebut. Dalam pertunjukannya, tarian ini terdiri dari 2 (dua) jenis yaitu Tari Jepen eroh dan juga Tari Jepen genjoh mahakam.

Pertunjukan Tari Jepen
Pertunjukan Tari Jepen

Tari Jepen genjoh Mahakam ini adalah salah satu jenis kreasi Tari Jepen yang sebagian besar dari gerakan tariannya memang murni dari Tari Jepen. Misalnya pada gerakan penghormatan, gerakan gelombang, gerakan samba penuh, jalan kenyak, seluang mudik, gerakan samba setengah, dan juga gerak taktim. Secara umum tari genjoh Mahakam ini banyak mempresentasikan dari kebudayaan melayu.

Sedangkan Tari Jepen eroh ini merupakan Tarian Jepen yang tidak meninggalkan gerakan aslinya seperti pada ragam penghormatan, ragam samba setangan, ragam samba penuh, ragam gengsot, ragam gelombang, ragam anak, dan lainnya. Kata eroh dalam bahasa kutai artinya ramai atau bergembira. Penataan pada tarian ini penuh gerakan dinamis serta penuh dengan penggambaran dari kegembiraan.

Busana Tari Jepen

Dalam pertunjukannnya, para penari menari dengan balutan busana perpaduan khas dari melayu yang kental akan nuansa islami dan juga campuran busana khas dari Indonesia. Walaupun dengan tata rias yang minimalis, tetapi para penari terlihat santun dan bersahaja. Pada saat menari, penari juga dilengkapi dengan selendang sebagai properti menarinya. Penari pun menari dengan energik dan juga penuh dengan keanggunan.

Pengiring Tari Jepen

Dalam pertunjukan, Tari Jepen diiringi dengan musik tingkilan. Musik tingkilan ini merupakan salah satu seni musik khas kutai. Dalam musik tingkilan, alat musik yang digunakan adalah gambus, ketipung, kendang dan biola. Selain itu juga diiringi dengan nyanyian yang disebut dengan bertingkilan. Bertingkilan berarti bersahut-sahutan. Nyanyian ini biasanya dibawakan oleh 2 (dua) orang penyanyi yang saling bersahutan dalam menyanyanyikan syair-syair yang berisi petuah atau pesan moral.

Perkembangan Tari Jepen

Dalam perkembangannya, tarian ini sering dipertunjukan dalam festival budaya yang digelar oleh pemerintah daerah di Provinsi Kalimantan timur sebagai wujud dari pelestarian kesenian daerah. Selain itu tarian ini dapat kita temukan diberbagai acara budaya seperti pernikahan, penyambutan tamu dan lain-lain.






Patut Kamu Baca:

Artikel Terkait