Friday, 31 August 2018

Dol, Alat Musik Tradisional Dari Bengkulu

loading...
Dol, Alat Musik Tradisional Dari Bengkulu

Dol adalah salah satu alat musik tradisional yang berasal dari Bengkulu. Alat musik ini jika dilihat dari bentuknya, sekilas mirip dengan alat musik perkusi. Namun bunyi yang dihasilkan dari alat musik Dol ini tidaklah sama dengan alat musik perkusi. Alat musik ini terbuat dari kayu atau bonggol kelapa yang terkenal sangat kuat namun ringan.

Dalam permbuatannya, Bonggol pohon kelapa tersebut diberi lubang dibagian atasnya. Kemudian barulah ditutup dengan kulit kambing atau kulit sapi. Untuk diameter alat musik ini biasanya memiliki ukuran yang besar mencapai 70 cm sampai 125 cm dengan tinggi mencapai 80 cm. Sementara itu, pada alat pemukul dol ini biasanya memiliki diameter sekitar 5 cm dan panjang sekitar 30 cm. Pembuatan dol umumnya membutuhkan waktu sekitar 3 minggu, hal tersebut tergantung dari kesediaan kayu yang ada.

Pertunjukan Alat Musik Dol
Pertunjukan Alat Musik Dol

Cintaindonesia.web.id - Alat musik Dol dapat dimainkan dengan 3 (tiga) teknik, yaitu  teknik suwena, teknik tamatam, dan teknik suwari. Teknik ketiga ini dimainkan mengikuti dari suasana pertunjukan dimana dol ini dimainkan. Seperti pada teknik suwena, dalam teknik ini biasanya alat musik dol dimainkan dengan tempo yang lambat. Teknik ini biasanya dimainkan pada saat suasana berduka cita.

Sedangkan teknik tamatam yang biasanya dimainkan dengan suasana riang. Pada teknik ini dol akan dimainkan dengan tempo cepat dan juga konstan. Yang terakhir adalah teknik suwari, teknik ini dimainkan dengan menggunakan tempo pukulan satu-satu dan biasanya dimainkan pada saat perjalanan panjang. Dalam memainkan dol, biasanya akan disandingkan dengan alat musik lainnya seperti alat musik tassa, sejenis rebana yang dipukul dengan memakain rotan.

Dahulu alat musik dol ini biasa dimainkan diacara-acara khusus seperti pada perayaan tabot yang dilakukan oleh masyarakat Bengkulu dari keturunan tabot. Dol tidak dapat dimainkan oleh sembarang orang, hanya orang-orang dari keturunan tabot saja yang diperbolehkan memainkan alat musik ini.

Seiring dengan perkembangan, alat musik dol mulai banyak dimainkan diberbagai acara khusus. Seniman-seniman di Provinsi Bengkulu belakangan juga giat mengenalkan alat musik dol ke tengah-tengah masyarakat umum. Bahkan, bagi yang tertarik mempunyai dol, yaitu alat musik yang biasanya dicat dengan warna-warna cerah ini biasanya dijual dengan kisaran harga antara Rp850.000 sampai jutaan rupiah tergantung dari besar kecilnya dol.



Patut Kamu Baca:

Artikel Terkait