Friday, 20 July 2018

Tari Yapong, Tarian Tradisional Dari Betawi Jakarta


Tari Yapong, Tarian Tradisional Dari Betawi Jakarta

Cintaindonesia.web.id - Tari Yapong merupakan tarian hiburan yang berasal dari masyarakat betawi Jakarta. Tarian ini merupakan tarian jenis tarian kontemporer yang melambangkan suka cita dan pergaulan masyarakat. Tarian Yapong kerap di pentaskan di berbagai macam acara atau pesta rakyat di DKI Jakarta.


Sejarah Tari Yapong

Menurut sejarahnya, Tari Yapong ini di mulai pada tahun 1977 pada saat acara ulang tahun kota Jakarta ke-450. Ketika itu acara yang di selenggarakan mengangkat tema mengenai perjuangan Pangeran Jayakarta dan mempercayakannya kepada seniman besar bernama "Bagong Kussudiarjo" sebagai penyelenggara acara tersebut. Dalam menyiapkan acara tersebut, Bagong melakukan penelitian terlebih dahulu mengenai kehidupan masyarakat Betawi. Di dalam penelitian tersebut bagong melakukan observasi secara langsung kepada masyarakat Betawi serta melakukan penelitian melalui perpustakaan, slide dan juga film mengenai masyarakat Betawi. Sampai pada akhirnya menjadi sebuah sendatari yang di pentaskan di Balai sidang senyan, DKI Jakarta di tanggal 20 juni 1977.

Tari Yapong sendiri merupakan suatu adegan di dalam sendratari tersebut, dimana para penari akan menari dengan riang gembira menyambut kedatangan Pangeran Jayakarta. Nama "yapong" pada tarian ini di ambil dari lagu yang mengiring para penari berbunyi "ya..ya..ya" dan suara musik pengiring yang terdengar seperti "pong..pong..pong". Tarian ini dianggap oleh masyarakat sebagai tarian yang menarik, sehingga di jadikan tarian lepas dan dikenal nama Tari Yapong.

Pertunjukan Tari Yapong

Gerakan di dalam Tari Yapong ini adalah gerakan yang sederhana tetapi sangat dinamis, yaitu deengan bertumpu pada gerakan kaki, tangan dan juga pinggul. Para penari menari dengan ekspresi riang gembira dengan memainkan tangan dan kaki secara bergantian, serta pinggul yang mengikuti gerakan tersebut. Gerakan di dalam Tari Yapong ini sangat bervariatif, namun dikarenaan tarian ini adalah tarian kontemporer, maka banyak kreasi gerakan di setiap pertunjukannya supaya terlihat sangat menarik.

Pengiring Tari Yapong

Dalam pertunjukannya, Tari Yapong akan diiringi oleh iringan musik tradisional Betawi seperti rebana hadroh, rebana biang, dan rebana ketempring. Tetapi seiring dengan perkembangannya, tarian ini juga diiringi oleh alat musik tradisional lain berupa gamelan untuk menghasilkan irama yang bersemangat, sehingga sesuai dengan gerakan dari para penari Tari Yapong.

Busana Tari Yapong

Untuk busananya, para penari akan memakai busana yang hampir sama dengan tari topeng Betawi. Busana yang digunakan umumnnya berwarna terang dengan tambahan kain batik khas betawi di bagian bawahnya. Selain itu para penari juga akan di hiasi oleh penutup kepala atau yang sering disebut dengan mahkota bunga dan selempang yang dipakai dibagian dada atau yang disebut dengan toka-toka.

Perkembangan Tari Yapong

Dalam perkembangannya, Tarian Yapong ini masih banyak di temukan di berbagai macam acara adat masyarakat betawi atau di acara pesta rakyat DKI Jakarta. Tarian ini juga masih terus berkembang dengan berbagai macam kreasi di dalam setiap pertunjukannya, supaya terlihat lebih menarik.




Patut Kamu Baca:

Artikel Terkait