Tuesday, 29 May 2018

Tari Topeng Kemindu, Tarian Tradisional Dari Kutai Kartanegara Kalimantan Timur

loading...
Tari Topeng Kemindu, Tarian Tradisional Dari Kutai Kartanegara Kalimantan Timur

Cintaindonesia.web.id - Tari Topeng Kemindu adalah salah tarian tradisional yang berasal dari Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Tarian ini sering disebut juga dengan tari topeng Kutai, hal tersebut digunakan untuk membedakan dengan berbagai jenis tarian tradisional yang ada di berbagai daerah lainnya yang ada di Indonesia.

Dahulu, Tari Topeng Kemindu ini hanya berkembang dikalangan terbatas. Tarian ini hanya dapat dibawakan oleh orang-orang dari strata sosial tertentu, yakni para remaja putri dari kalangan bangsawan yang ada di Kesultanan Kutai. Seiring waktu, tarian ini mulai diperbolehkan untuk dibawakan oleh masyarakat yang ada di luar lingkungan Keraton. Perubahan ini terjadi dimasa pemerintahan Sultan Haji Aji Muhammad Salehuddin II dengan tujuan untuk mempopulerkan dan menjaga kelestarian seni tradisi dari Keraton Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

Jika dilihat dari sisi koreografi, aransemen, dan genre tarian, tari topeng kemindu ini masih memiliki hubungan yang sangat erat dengan tari topeng yang berkembang di Jawa, khususnya di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Hal tersebut terjadi karena adanya pengaruh budaya dari peninggalan Majapahit yang cukup kuat. Tari topeng ini menjadi salah satu bukti peninggalan hubungan diplomatik yang terjadi diantara Kesultanan Kutai Kartanegara dimasa pemerintahan Maharaja Sultan (1370 sampai 1420 M) dengan penguasa Majapahit yang sezaman dengan beliau. Jejak peninggalan pengaruh Majapahit ini juga dapat ditemukan kemiripan alur cerita, busana, dan juga watak topeng yang dikenakan oleh para penari.

Tari Topeng Kemindu
Tari Topeng Kemindu

Tari topeng kemindu ini biasanya dibawakan dalam perhelatan besar Kesultanan dan diacara-acara resmi. Perhelatan tersebut antaranya adalah ritual seluang mudik, Festival Erau, penobatan sultan, resepsi pernikahan, dan diperayaan kelahiran dikalangan keluarga bangsawan. Tarian ini juga menjadi bagian dari tata krama protokoler dalam penyambutan tamu kehormatan dilingkungan Kesultanan Kutai Kartanegara.

Patut Kamu Baca:

Artikel Terkait