Sunday, 24 June 2018

Properti Tari Piring Sumatera Barat Lengkap Gambar dan Penjelasannya

loading...

Cintaindonesia.web.id - Tari Piring merupakan tarian tradisional yang berasal dari kebudayaan suku Minangkabau, kota Solok, Provinsi Sumatra Barat. Properti tari piring yang sangat mudah dikenali yaitu Piring dan Tengkuluk Tanduk yang menempel pada bagian kepala para penari wanita. Namun tidak hanya kedua properti tersebut yang kerap dipakai di dalam pertunjukannya, Nah apa sajakah properti yang dipakai di Tari Piring tersebut? berikut ini penjelasannya.


1. Tengkuluk Tanduk

Tengkuluk Tanduk
Tengkuluk Tanduk

Tengkuluk tanduk merupakan properti tari yang dipakai dibagian atas kepala dan disusun dengan sedemikian rupa supaya menyerupai tanduk hewan kerbau. Umumnya kain yang dipakai yaitu kain Balapak. Di bagian ujung Tengkuluk Tanduk diberi sebuah hiasan aksesoris. Tengkuluk tanduk biasanya hanya dipakai oleh para penari wanita saja.

2. Cawek Pinggang

Cawek Pinggang
Cawek Pinggang

Cawek pinggang (Ikat pinggang hias) dipakai sebagai pengencang kostum atau busana bagian bawah dari para penari tari piring. Meskipun keberadaan properti ikat pinggang ini tertutup oleh pakaian baju kurung, tetapi ikat pinggang tetap dipakai. Untuk warna ikat pinggang yang dipakai biasanya menyesuaikan keseluruhan warna busana atau kostum para penari. Bagi para penari pria, keberadaan Cawek pinggang ini bisa terlihat sangat jelas dan biasanya terbuat dari bahan kain songket dengan bagian ujung ada hiasan rumbai.

3. Piring

Piring
Piring

Piring yang dipakai sebagai properti tari piring yaitu piring biasa seperti halnya yang dipakai untuk makan pada umumnya. Biasanya piring yang digunakan yaitu piring berbahan keramik atau porselen, tetapi bukan kaca. Dalam pertunjukannya, para penari akan menggerakan piring dengan irama yang cukup cepat dan mengikuti alunan alat musik dari suling, talempong, dan gendang yang dimainkan oleh para pemain musik.

4. Baju Kurung

Baju Kurung
Baju Kurung

Baju kurung yaitu baju longgar yang menjadikan dasar dari keseluruhan busana atau kostum yang dipakai. Baju kurung mempunyai warna yang sangat bervariasi, pemilihan warna tersebut tentunya tergantung pada kebutuhan pementasan. Pada bagian luar baju kurung ada motif hias bunga yang terbuat dari benang berwarna emas. Untuk bahan yang dipakai sebagai baju kurung umumnya yaitu bahan beludru atau satin.

5. Selendang

Selendang
Selendang

Selendang merupakan atribut atau properti tari piring yang diletakkan secara melingkar dari bagian atas ke bagian bawah pinggang dengan arahnya yang melingkar dan tentunya sesuai dengan kebutuhan atau keinginan.

6. Kain Kodek

Kain Kodek
Kain Kodek

Kodek adalah kain yang dipakai untuk menutupi tubuh pada bagian bawah para penari dan mempunyai bentuk seperti kain sarung. Kain sarung yang dipakai yaitu kain songket khusus yang mempunyai motif hias berwarna keemasan. Umumnya kain jenis satu ini khusus dibuat bagi para penari Tari Piring. Warna keemasan pada kain menyimbolkan kebijaksanaan.

7. Subang

Subang
Subang

Subang atau Anting hias dipakai untuk menghias pada bagian telinga para penari wanita. Anting yang umumnya dipakai dalam petunjukan tari piring mempunyai untaian yang mencolok.

8. Kalung Gadang

Kalung Gadang
Kalung Gadang

Kalung yang dipakai sebagai properti tari piring umumnya mempunyai kesan etnik dengan panjang kalung hingga mencapai ke bagian dada. Bongkahan-bongkahan di kalung biasanya berbentuk besar.

9. Kaos Kaki

Kaos Kaki
Kaos Kaki

Kaos kaki yang dipakai bukanlah kaos kaki sembarangan, tetapi memakai kaos kaki tipis yang mempunyai warna seperti halnya kulit kaki. Biasanya dipakai ketika pentas diluar ruangan.

10. Saran Gelembong

Saran Gelembong
Saran Gelembong

Saran gelembong adalah celana dengan ukuran besar dibagian tengah. Umumnya dipakai oleh para penari pria. Tetapi beberapa sanggar tari piring juga memberikan Saran Gelembong ini untuk dipakai oleh para penari wanita dengan penyesuaian lebar sehingga secara sekilas terlihat seperti rok.

11. Busana Rang Mudo

Busana Rang Mudo
Busana Rang Mudo

Busana Rang Mudo yaitu nama dari baju yang dipakai oleh para penari pria di dalam tari piring. Busana rang Mudo juga dikenal dengan nama "busana gunting china", dimana pada bagian lengan bajunya mempunyai ukuran yang lebar dan juga berhiaskan renda emas.

12. Sisamping

Sisamping
Sisamping

Sisamping adalah kain songket yang dipakaikan diatas pinggang sampai sebatas lutut dan dipakai diatas celana panjang. Sisamping tidak hanya dipakai oleh para penari pria, tetapi juga para penari wanita.

13. Deta

Deta
Deta

Deta atau yang biasanya disebut dengan Destar yaitu ikat kepala yang dipakai oleh para penari laki laki, berbentuk segitiga, serta terbuat dari bahan dasar kain songket. Deta diikat mengitari bagian kepala sampai ke kepala bagian belakang.

14. Cincin

Cincin
Cincin

Cincin menjadi salah satu atribut atau properti tari piring yang tidak boleh untuk ditinggalkan. Cincin dipakai untuk menghasilkan suara "ting..ting.." ketika para penari mengayunkan piring. Cara menghasilkan suara tersebut yaitu dengan cara mengetuk-ngetukan cincin dengan bagian bawah piring. Tentunya dibutuhkan keluwesan jari dan juga ketepatan ritme guna menghasilkan suara "ting..ting.." yang tepat dengan irama ketukan musik yang dimainkan.

15. Kalung Rumbai

Kalung Rumbai
Kalung Rumbai

kalung rumbai umumnya dipakai bila para penari tidak memakai kalung gadang, dimana bagian utama kalung rumbai yaitu rumbai-rumbai yang tergerai disekitar bagian dada para penari. Kalung Rumbai menjadi salah satu atribut atau properti yang harus dipakai oleh para penari wanita.


Patut Kamu Baca:

Artikel Terkait